Tinjauan


Tinjauan Umum Tahun 2021

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa atas anugerah dan izin-Nya PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya - CAR Life Insurance - dapat menghadapi berbagai tantangan tahun 2021 dan menunjukkan hasil baik di tengah kondisi ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19 yang mulai mereda.

 

Tahun 2021 pandemi Covid-19 masih melanda dunia dan mencapai gelombang kedua pada semester 2 tahun 2021 tetapi ekonomi dunia bertumbuh 5,5 persen.  Pertumbuhan ekonomi didominasi oleh negara-negara emerging market India dan China serta negara-negara berkembang di kawasan Asia sebesar 6,4 persen. Ketika pandemi Covid 19 mulai mereda, dunia dikejutkan gejolak geo-politik di kawasan Eropah timur ketika pada 24 Februari 2022 Rusia menginvasi Ukraina, yang disusul dengan penaikan signifikan harga minyak dunia.

 

Perekonomian nasional bertumbuh sebesar 3,69 persen, lebih tinggi dibanding capaian tahun 2020 yang mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) sebesar 2,07 persen.  Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika di akhir tahun 2021 ditutup pada posisi Rp 14.343 dan terus stabil. Aktivitas ekonomi bertumbuh yang diiringi laju inflasi tahun 2021 tercatat sebesar 1,87 persen (year-on-year), meningkat dibandingkan dengan inflasi tahun 2020 sebesar 1,68 persen (yoy). Inflasi yang meningkat di tahun 2021 tersebut dipengaruhi oleh permintaan domestik atas barang dan jasa yang mulai meningkat, pasokan yang memadai, dan sinergi kebijakan.

 

Geliat usaha mulai membaik dan terus berlanjut didorong oleh perbaikan ekonomi domestik dan global di tengah pandemi Covid-19. Pasar uang dan modal juga telah menunjukkan performa yang menjanjikan terlihat dari pergerakan indeks harga saham gabungan. Pasar modal Indonesia mulai bergerak positif, awal tahun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir tahun 2020 ditutup di level 5.979. Sejak Pembukaan 2021 bergerak positif dan ditutup di level 6.581 pada akhir tahun 2021. Ini terjadi penaikan sebesar 10,07 persen. Ini adalah sinyal positif atas perkembangan pasar uang dan modal menghadapi pergerakan tahun berikutnya. 

 

Bank Indonesia tetap melanjutkan kebijakan makroprudensial akomodatif, dengan senantiasa memperkuat sinergi dan koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas keuangan lainnya, untuk mendorong pemulihan kinerja industri keuangan dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi. 

 

Pada lima tahun yang lalu perkembangan asuransi di Indonesia menunjukkan kemajuan yang signifikan. Tetapi sejak tahun 2018 industri asuransi mengalami pelemahan pertumbuhan pendapatan premi dan pelemahan ini terus berlanjut hingga tahun 2020 sebagai dampak pandemic Covid-19. Namun, data yang dirilis oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan bahwa pada tahun 2021 total pendapatan industri asuransi jiwa naik sebesar 11 persen. Industri asuransi di Indonesia masih memiliki harapan besar untuk bertumbuh dengan membaiknya perekonomian Indonesia.

 

Kami patut bersyukur bahwa di tengah pelemahan industri asuransi, selama tahun 2021 Perseroan membukukan pendapatan premi sebesar Rp1,80 Trilyun. Penyokong terbesar perolehan premi adalah asuransi individu unitlink dan asuransi jiwa kumpulan. Dalam 5 tahun terakhir kontribusi premi terbesar masih diperoleh dari produk unitlink yang dipasarkan melalui keagenan 3i-networks.

 

Total kekayaan perseroan tahun 2021 mencapai lebih dari Rp10,22 trilyun, terjadi penaikan sebesar 17,58 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp8,69 trilyun, dengan porsi investasi sebesar Rp9,93 trilyun dan mengalami penaikan sebesar 18,02 persen dibanding tahun 2020 sebesar Rp8,42 trilyun. Sedangkan harta produktif (earning assets) yang terdiri dari investasi dan harta lancar adalah sebesar Rp9,98 trilyun atau 97,6 persen dari total kekayaan. Ini menunjukkan bahwa Perusahaan terus menjaga dan meningkatkan kesehatan dan likuiditas dengan komposisi earning assets di kisaran 96-98 persen dari total kekayaan. Hal ini menunjukkan bahwa Perusahaan selalu menjaga komitmennya kepada pemangku kepentingan dengan perbandingan yang lebih besar terhadap total kewajiban (liabilitas) kepada pemegang polis atau cadangan teknis, yakni sebesar Rp6,86 trilyun, dan ditunjukkan adanya ekuitas sebesar Rp2,96 trilyun.

 

Perusahaan mencatat pendapatan investasi mencapai Rp1.035,02 milyar hasil ini lebih tinggi dibanding tahun 2020 sebesar Rp369,81 milyar selama tahun 2021 di tengah kondisi pasar yang semakin membaik dan perekonomian yang mulai tumbuh.

 

Akhir tahun 2021, pencapaian tingkat solvabilitas (RBC) Perusahaan adalah 291 persen. Ini berarti perseroan dalam kondisi sangat sehat (solven) karena telah melampaui ketentuan yang dipersyaratkan yakni minimum sebesar 120 persen. RBC atau tingkat solvabilitas terhadap Modal Minimum Berbasis Risiko (MMBR) adalah salah satu faktor penting untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan sehingga perlu dijaga dalam batas aman untuk menunjang pertumbuhan perseroan.

 

Aparat marketing atau pemasar pada tahun 2021 jumlahnya mencapai 55.972 yang merupakan agen berlisensi. Jumlah agen ini meningkat signifikan sejak tahun 2018 yang merupakan hasil dari penerapan strategi perusahaan yang berkelanjutan dalam pola perekrutan, khususnya perekrutan melalui keagenan 3i-networks. Jumlah agen yang kami miliki merupakan potensi untuk meningkatkan penjualan, yang didukung oleh 51 kantor pemasaran individu dan kantor pemasaran korporasi, serta 36 kantor pelayanan nasabah, yang dikenal sebagai kantor - L@NCAR. Perusahaan juga memasarkan produk melalui saluran distribusi unit Retail Insurance untuk penjualan langsung (direct selling), baik pengiriman melalui pos atau teknologi komunikasi. Selama tahun 2021 dalam kondisi terdampak pandemi Covid-19, keagenan individu 3i-Networks masih terus memberikan kontribusi positif dan terbesar terhadap pertumbuhan premi. Perusahaan telah menetapkan rencanan strategis untuk meningkatkan pertumbuhan premi yang lebih signifikan dan bergerak maju yang lebih inovatif agar tetap tumbuh di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan sebagai dampak pandemi Covid-19. Perusahaan akan mengembangkan suatu pola pemasaran yang lebih inovatif dalam rangka meningkatkan pertumbuhan premi. 

 

Perusahaan terus mengembangkan distribusi pemasaran sebagai wujud arahan dan harapan pemegang saham dan manajemen sebagai upaya untuk terus mengembangkan layanan berkualitas yang dekat dengan para nasabah sehingga dapat memberikan layanan terbaik dan responsif, Perusahaan juga terus meningkatkan kerjasama dengan perbankan, perusahan pembiayaan, perusahaan penunjang usaha asuransi/broker asuransi, penjualan langsung serta rekrutmen keagenan 3i-networks dengan tenaga pemasar yang memiliki jaringan luas sekaligus melakukan perekrutan agen baru yang telah dibuktikan keberhasilannya selama dua tahun terakhir. Perusahaan melakukan inovasi komunikasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam upaya menyikapi kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

 

Secara individual, masyarakat semakin memahami kebutuhan hadirnya sektor jasa keuangan dan juga proteksi diri.Hal ini sejalan dengan meningkatnya literasi keuangan masyarakat sebagai hasil sosialisasi yang dilakukan regulator dan industri. Perusahaan akan selalu berusaha menyediakan produk yang lebih memenuhi kebutuhan nasabah individu (perorangan), antara lain: asuransi berunsur investasi (PAYDI – produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi), asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis, asuransi kecelakaan diri, asuransi seumur hidup, maupun asuransi kumpulan seperti asuransi kredit kepemilikan rumah, asuransi untuk kesejahteraan karyawan (employee benefits), asuransi kesehatan serta mengelola dana pensiun melalui DPLK. Upaya-upaya literasi juga dilakukan melalui manfaat teknologi informasi dan kerja sama pemasaran dengan pengembang FinTech. Pada saat laporan ini kami buat, Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan Surat Edaran (SEOJK) terkait pengaturan PAYDI. Pengaturan ini sangat komprehensif dan menjadi pedoman yang sangat baik bagi perusahaan perasuransian yang mengeluarkan PAYDI. Perusahaan sangat menyambut baik dan mendukung SEOJK tersebut karena jiwanya sejalan dengan strategi PAYDI yang dikembangkan Perusahaan, karena Perusahaan berkomitmen menyeimbangkan kepentingan Pemegang Polis, Tertanggung atau Peserta, Agen dan Perusahaan.

 

Perkembangan Industri dunia teknologi informasi (TI) yang sangat cepat, mendorong Perusahaan terus mengikuti tren dari perubahan perkembangan TI. Trend teknologi di tahun 2021 maupun tahun mendatang adalah kesiapan dalam menghadapi perkembangan era kecerdasan buatan (artificial intelegent), Internet of things Digital Transformation (DX), terutama dalam institusi finansial dan industri perbankan, di antaranya adalah aplikasi berbasis fintech (financial technology). 

 

Perkembangan teknologi berperan sangat penting dalam mendukung bisnis perusahaan secara konsisten dan dalam meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Era perkembangan teknologi saat ini sudah semakin maju, efektif dan efisien. Investasi CAR pada teknologi terkini difokuskan pada peningkatan layanan kepada nasabah, penyempurnaan layanan secara daring (online). Perusahaan telah memilih dan memanfaatkan inovasi teknologi untuk kemaslahatan bersama; berinvestasi secara substantif untuk teknologi baru. Selama tahun 2021 Perusahaan terus membangun serangkaian proyek-proyek TI yang akan menopang lanskap TI yang efektif dan efisien. Rintisan telah dimulai dalam penjualan produk individu melalui keagenan 3i-networks dan retail insurance akan terus ditingkatkan, dan juga penjualan daring (online). 

 

Pusat data (data center) dan pusat penanggulangan bencana (Disaster Recovery Center - DRC) yang berada di wilayah Jatiluhur, Jawa Barat, telah dibangun sejak tahun 2017. Ini merupakan kelengkapan perusahaan sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko serta untuk menunjang otomatisasi perkantoran dan implementasi sistem inti – new core system bilamana terjadi suatu bencana (disaster) yang berdampak signifikan terhadap kelangsungan perusahaan. Dengan difungsikannya kelengkapan ini saat terjadi bencana, Perusahaan diharapkan tetap beroperasi dan melayani nasabahnya. Setiap waktu, perkembangan dan kesiapan data center serta DRC senantiasa dilakukan pemantauan, dengan demikian kelengkapan ini akan selalu siap manakala dibutuhkan. Pandemi Covid-19 belum berakhir, kami tetap menjalankan dan mengantisipasi pelaksanaan BCP (Business Continuity Plan), di antaranya melalui sistem penyebaran kerja (remote offices) serta bekerja dari rumah (work from home – WFH) dengan tetap mempertahankan dan mengedepankan pelayanan. 

 

Kami masih mewaspadai pandemi Covid-19 dan kami prihatian juga ketika terjadi gejolak geo-politik ketika Rusia menginvasi Ukraina. Perseroan terus mencermati dan mengantisipasi setiap perubahan yang terjadi dengan mengantisipasi dan melakukan penyesuaian yang diperlukan sebagai bagian dari tantangan dan peluang untuk menunjukkan bahwa perseroan akan bekerja lebih baik dan peka terhadap keadaan dan tetap tunduk kepada peraturan dan perundang-undangan di bidang perasuransian dengan memberikan kontribusi positif kepada pemangku kepentingan. Termasuk tantangan yang kami hadapi adalah menjalankan usaha di tengah pandemi Covid-19.

 

Selama tahun 2021 dan berlanjut di tahun 2022, dalam ikut menanggulangi penyebaran pandemi Covid-19, Tim Gugus Tugas Penanggulangan Penyebaran Pandemi Covid-19 yang dibentuk Perusahan telah bekerja dengan baik. Tim yang dipimpin oleh Direksi telah melakukan upaya terbaiknya untuk meredam penyebaran pandemi Covid-19 di lingkungan Perusahaan maupun masyarakat sekitar. Upaya pencegahan terbaik telah dilakukan oleh Tim mulai dari pemberian informasi protokol kesehatan, pemberian vitamin, juga seminar-seminar tentang kesehatan dan turut dalam pemberian vaksinasi pertama, kedua dan vaksin booster.

 

Di tengah kondisi ekonomi tahun 2021 yang mulai membaik, kami sepenuhnya mendapat dukungan Dewan Komisaris atas langka-langkah dan kebijakan yang terbaik yang kami jalankan untuk Perseroan, khususnya pelanggan, karyawan, mitra usaha, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk kebijakan Perusahaan dengan mematuhi protokol kesehatan.

 

Perusahaan optimis mampu menjaga kinerja yang baik dan menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan di tahun 2022. Perusahaan akan tetap konsisten dengan perekrutan agen dan inovasi-inovasi baru agar produksi Perusahaan meningkat.

 

Komitmen kami akan tetap menjalankan CARECustomer Oriented, Aspire People to Grow Together, Responsible to Stakeholders, Empowerment to Community, karena kami percaya bahwa seluruh visi, misi dan nilai nilai hakiki merupakan landasan kokoh bagi seluruh pemangku kepentingan atau bagi mereka yang selalu bersama CAR. Untuk itu sepenuhnya kami akan mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan.

 

Dalam kesempatan ini, Direksi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya kepada seluruh Pemegang Polis, Peserta, Nasabah, Pemegang Saham, seluruh Staf dan Agen CAR, serta Mitra Kerja, bahwa selama tahun 2021 Perseroan dapat tumbuh menjadi seperti saat ini karena terjadinya kerja keras, kerja sama yang erat dan berkesinambungan. Dan kami tetap berharap dan berdoa agar seluruh karyawan dan keluarganya tetap sehat dan terhindar dari pandemi Covid-19. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan perdamaian dunia tercipta.

 

Mohon doa dan dukungannya untuk melangkah sukses di tahun 2022 serta tahun-tahun yang akan datang dan dengan keadaan dunia menjadi lebih damai.

 

Salam hormat,

PT AJ Central Asia Raya